"Selamat
Pagi sayang. Selamat beraktivitas."
Sebuah
pesan singkat samar-samar kubaca. Ku lirik jam wekker disamping tempat tidur.
05.30. Masih cukup pagi.
Kembali
kupejamkan mata, membawa segala pertanyaan dan gejolak rasa yang ditimbulkan
pesan singkat barusan.
Entah
kapan kali terakhir pesan serupa aku terima. Pesan yang 6 bulan lalu tidak
pernah telat dikirim. Pesan yang 6 bulan
lalu menjadi sajian hangat tiap pagi. Pesan yang 6 bulan lalu selalu
menghadirkan sumber energi untuk menjalani rutinitas seharian.
Namun
itu 6 bulan lalu. Sebelum cerita cinta yang kita jalin selama 3 tahun berujung
pada keputusan "Long Distance". Tidak ada yang salah dengan pilihanmu
mengejar cita-cita keluar kota. Toh jarak dari kota tempatmu melabuhkan mimpi
tidak jauh dari kota kelahiran kita. Cuma butuh 6 jam perjalanan. Kupikir kita
masih bisa bertemu, setidaknya sebulan sekali.
Dan
ternyata semua tak semudah bayangan kita. Janji manis menjelma luka. Semua
berubah. Hari-hari berjalan hambar. Tanpa panggilan sayang, tanpa perhatian,
tanpa peluk cium nina bobok.
Mimpimu
telah mengantikan posisiku. Tidak ada aku lagi di penglihatanmu, sentuhmu,
senyummu, khayalmu, dan mungkin perlahan terhapus dari hatimu. Kamu terlalu
sibuk dengan duniamu, dunia tanpa aku. Aku mulai tak mengenal sosokmu, kamu
menjelma orang asing dimataku.
Bisa
dihitung, berapa kali kamu membalas pesan singkatku. Berapa kali kamu
menelponku, berapa kali kamu menemuiku dalam 6 bulan terakhir ini. Dengan
alih-alih sibuk, kamu terus menjauh. Selalu aku yang kamu anggap salah. Aku
yang kamu tuduh tak mampu memahami kesibukanmu. Sungguh perih, bertahan tanpa
arti.
Namun
aku terus bersabar. Sabar menunggu detik dimana memorimu menggingat
keberadaanku kembali.
"Sebagian
orang berkata bahwa menunggu adalah perbuatan bodoh. mungkin orang-orang itu
belum mengenal efek dari cinta."
Jika
menunggu adalah cara terbaik untuk mendapatkan cintamu kembali, maka berapa
lama aku harus melakukannya?
Agnes
Monica, Teruskanlah.
menunggu itu bikin ubanan looh...............wkwkwkw
BalasHapusTanyakan pada Safitri. Dia paling tau apa efek menunggu.. :p hahahaha
Hapus